Menjaga Hati Seorang Penulis

menjaga hati seorang penulis

Beberapa minggu terakhir, kami disibukkan menjadi konsultan pemain SEO yang ingin tahu bagaimana cara membangun tim kepenulisan. Hal ini memang wajar mengingat salah satu unsur utama jasa SEO adalah artikel berkualitas.

Meskipun kami dari jasa penulis artikel SEO, kami sangat menganjurkan para pemain jasa SEO untuk membentuk tim kepenulisan sendiri jika ingin hasilnya cepat. Harapannya, dengan membuat tim kepenulisan sendiri, pekerjaan content writer akan semakin fokus dan pekerjaan akan cepat selesai sesuai deadline.

Namun, beberapa pemain SEO mengaku sangat kewalahan membangun tim kepenulisan, terlebih jika deadline sangat dekat. Mau tidak mau yang harus dilakukan adalah memesan jasa penulis artikel SEO yang sudah mapan.

Diantara mereka ada yang mengaku bahwa beberapa anggota dari tim tidak menuntaskan pekerjaannya sebagai content writer, entah karena kesibukan, atau hal-hal lain yang membuat mood tidak baik. Padahal, secara finansial sudah digaji tinggi dibandingkan content writer-content writer lainnya.

Apa Penyebabnya?

Saya pastikan bahwa menulis bukanlah pekerjaan yang mudah. Menulis tidak bisa disamakan dengan pekerjaan membacklink atau pekerjaan lainnya. Menulis membutuhkan tenaga lebih bagaimana ia bisa tenang, nyaman dan “santuy” saat membangun gagasan, konsep dan outline yang ingin ditulis.

Di sisi yang lain, ada pula pemain SEO yang memberikan gaji besar kepada tim content writernya. Saya tegaskan pula bahwa uang juga bukan satu-satunya faktor betahnya seorang penulis. Banyak diantara penulis kami yang mengatakan dulunya digaji besar namun tidak betah lantaran ada hal-hal yang membuat ia tidak nyaman.

Memanusiakan Manusia

Pada dasarnya, nyawa seorang penulis adalah ide. Ide yang segar tentu saja akan meringankan setiap pekerjaan kepenulisannya. Kami tolak tegas jika seorang penulis harus menulis di kantor, bagi kami, biarkan ia menulis di mana pun tempat yang ia sukai. Mau di pantai, sungai, atap genteng atau tempat-tempat favorit menurutnya. Hal terpenting yang perlu ditanamkan adalah ketepatan waktu.

“Kecepatan adalah bagian dari profesionalitas”.

Tentang kecepatan, kami jadi teringat tentang bagaimana mundurnya brand Nokia yang dulu sempat nge-hits di zamannya. Konon, Nokia yang berasal dari negara Finlandia tersebut ketika mengirim produknya membutuhkan waktu 2 bulan. Produk dikirim setelah semuanya jadi.

Berbeda dengan produk China yang notabene adalah modifikasi dari handphone sebelum-sebelumnya. China sadar akan pentingnya kecepatan dalam berbinis. Maka, dalam proses distribusi pengiriman produknya pun sangat cepat. China hanya membutuhkan 1 bulan agar produknya bisa sampai ke pasaran.

China memiliki pemikiran yang brilian, ia membuat kapal besar yang di dalamnya terdapat pabrik sekaligus. Hasilnya, semua karyawan mengerjakan produknya di dalam kapal sembari on the way menuju wilayah target market.

Dengan langkah seperti itu, produk dari China akan datang lebih dulu. Seakan-akan, Chinalah yang memiliki dan meluncurkan kebaruan demi kebaruan. Sudah dipastikan, China memiliki peluang lebih besar sebab produk-produk China akan lebih dulu laris di pasaran.

Yang Halal dan Bersih

Kami menyadari bahwa secuil rizki yang dikonsumsi akan berpengaruh bagi tubuh. Beberapa penulis yang menuturkan mengapa ia tidak betah bekerja di beberapa tempat kerja, salah satunya, ia diminta untuk menulis tema-tema yang melawan norma agama seperti judi, gambling dan lain sebagainya.

Menjaga hati seorang penulis sangatlah penting untuk keberlangsungan bisnis di masa depan. Baik menjaga hati melalui lisan, deadline, sikap, termasuk menjaga perasaan dari hal-hal yang cenderung mengandung unsur ketergesaan.

Ada baiknya, daripada selalu menagih, “kapan jadi, sudah dimulai belum” atau kata-kata lain yang mempengaruhi mood menulis, lebih baik, gunakan untuk memberikan masukan, ide segar sehingga akan menyempurkan setiap hasil tulisan.

 

Siap membentuk tim kepenulisan SEO?

SEO dan Masa Depan Plagiarism

SEO dan Masa Depan Plagiarism Kontenindo.com

Tulisan ini kami tujukan kepada tim kami yang telah berlelah, susah payah membantu para blogger, imers, suhu, mastah dan soultan dalam rangka meng-update ilmu sekaligus menambah sedikit wawasan.

Pada dasarnya, semakin waktu bergulir, setiap orang menginginkan sesuatu hal yang baru. Hal ini pula yang nantinya akan terjadi di dalam dunia SEO. Dalam hal ini, kami fokus membahas tentang peranan artikel di dalamnya.

Dari beberapa perbincangan bersama teman kawan karib sahabat, mereka yang mengaku menggunakan artikel spin, copas maupun model-model plagiat lain benar-benar sangat merasakan betapa susahnya naik di halaman 1. Bukan hanya membuang pikiran saja, namun juga membuang tenaga dan waktu.  Di sisi keberkahannya pula, model semacam itu juga kurang diminati oleh hati.

Mau tak mau, mereka yang memiliki masalah seperti di atas harus memesan artikel SEO, dan dalam hal ini, tanggung jawab kami untuk memproduksi artikel yang benar-benar berkualitas meskipun dari segi harga sangat bisa bersaing.

Dari adanya permintaan yang semakin banyak, kami menyadari bahwa beberapa diantara kami memang terlalu terburu-buru sehingga mengabaikan kualitas. Padahal, kualitas di manapun nomor 1; tidak bisa ditawar!

Demi menjaga, mempertahankan sekaligus melestarikan sifat bernama “kualitas”, di bawah ini kami akan uraikan tingkatan-tingkatan plagiarism. Harapannya sederhana—agar kami para penulis tahu di mana posisi sebuah artikel yang bisa dikatakan berkualitas maupun un-quality.

Tingkatan-tingkatan Plagiarism

1. Copas

Tingkatan pertama ini adalah tingkatan yang paling parah dari sisi hasil maupun moral. Meskipun terkadang menguntungkan bagi para pelakunya, namun lama-kelamaan bisa berdampak pada turunnya reputasi sebuah website bersangkutan. Bahkan bisa “ditendang” dari arena mesin pencarian.

2. Spin

Model artikel seperti spin adalah model artikel yang cara kerjanya memanfaatkan sinonim alias persamaan kata. Artikel seperti ini sangat mudah ditandai, terutama bila artikel tersebut memiliki sebuah kata kunci yang sifatnya umum. Misalnya ada kata kunci “jual jeruk di Jakarta”, seorang penulis bisa saja hanya dengan mengganti wilayahnya, misal diganti Bandung, Jawa Barat dan lain sebagainya. Sekali lagi, model artikel seperti ini juga sangat berbahaya bagi kesehatan sebuah website.

Bagi umat muslim, membaca Al-Qur’an {adalah|ialah|merupakan|yaitu|yakni} sesuatu hal yang {dapat|bisa} mendatangkan pahala {sedangkan|padahal|meskipun|walaupun|meski} {kamu|kau} {tidak|tak} memahami makna yang ada dalam bacaan {tersebut|hal yang demikian}. Dengan membaca Al-Qur’an, {kamu|kau} {dapat|bisa} {mengukur|menilai|mengevaluasi} seberapa besar kecintaan seorang muslim atau hamba {terhadap|kepada} Rabbnya.

Seperti yang {dikenal|diketahui} umat muslim, bahwa ada {sebagian|beberapa} surat dalam Al-Qur’an yang {memiliki|mempunyai} keistimewaan bagi orang-orang yang mengistiqamahkannya, seperti surat Yasin. Surat Yasin {adalah|ialah|merupakan|yaitu|yakni} salah satu surat yang paling banyak dibaca oleh umat muslim dan {biasanya|lazimnya|umumnya} dibaca {saat|ketika|dikala} memperingati hari kematian seseorang {biasanya|lazimnya|umumnya} {anggota|member} keluarga, tasyakuran, majlis taklim, ziarah kuburan, dan yang lainnya.

3. Plagiarism Konsep

Metode artikel seperti ini cukup banyak digunakan. Cara kerja dari artikel model ini adalah mengintip artikel-artikel yang sudah ada di halaman Google. Jika dilihat dari tingkat ke-unique-kannya, artikel semacam ini memang unique, namun di mata reviewer tetap dianggap plagiat karena konsepnya sama.

Salah satu contoh yang paling mudah ditemui misalnya tentang artikel 10 Hp Terbaru 2019. Biasanya, kalimat awal, poin-poin artikel hingga penutupnya hampir sama maknanya, hanya diganti dengan bahasa sendiri. Dalam hal ini sah-sah saja, namun tetap termasuk plagiat.

Tips Artikel SEO 2020

Di tahun 2020, tentunya persaingan akan semakin ketat, baik backlink maupun kualitas kontennya. Oleh sebab itu, ada baiknya melatih habbit sedari sekarang agar tidak kalah dari segi kualitasnya. Berikut ini tips artikel SEO untuk tahun 2020.

1. Tulis Artikel SEO Senatural Mungkin

Orang yang menulis natural untuk di-SEO-kan tentu saja hasilnya akan lebih baik daripada orang yang menulis SEO untuk dinaturalkan. Yup, orang yang menulis dengan pikiran bahwa dia harus menempatkan kata kunci di sana-sini membuat artikel tidak renyah. Oleh sebab itu, utamakan “ngalirnya” dulu baru edit sesuai kebutuhan SEO; dalam hal ini adalah kerapatan kata kunci.

2. Sertakan Pengalaman

Hari ini, kiranya kepercayaan diri perlahan-lahan mulai terkikis. Padahal, bagi pembaca yang tepat, pengalaman diri masing-masing bisa menjadi sebuah mutiara yang berharga. Begitupula dalam hal menulis artikel SEO, apapun niche-nya, sertakan pengalaman pribadi, perasaan dan apa saja yang pernah dialami. Kami jamin, pengalaman adalah tulisan paling unik di seantero tools cek plagiarism.

3. Kerangka Artikel SEO yang Elegan

Kerangka artikel kiranya menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Lambat laun, users sudah sangat peka, satu hal saja yang membuat tulisan Anda terkesan tidak ditulis dengan tulus, bisa jadi users akan langsung menutup website Anda. Misalnya model-model berikut ini:

Model-model artikel SEO yang kurang tepat

Cetak Map Raport! Apakah kalian tahu jika map raport memiliki beberapa fungsi yang sangat penting sekali. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk menyimpan dokumen-dokumen penting sekolah kita. Bagi kalian yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan pada suatu sekolah, tentunya akan memperoleh ijazah.

Keyword di atas tidak ada kaitannya sama sekali dengan kalimat selanjutnya, tau-tau ada model seperti kalimat perintah. Model semacam ini tidak baik untuk website, terlebih untuk users yang semakin hari semakin peka.

Cetak Map Raport — Apakah kalian tahu jika map raport memiliki beberapa fungsi yang sangat penting sekali. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk menyimpan dokumen-dokumen penting sekolah kita. Bagi kalian yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan pada suatu sekolah, tentunya akan memperoleh ijazah.

Cetak Map Raport

Awal kata di atas juga tidak tepat. Itu model artikel “jadul”. Tidak ada kaitannya dengan kalimat selanjutnya. Bagi sebagian users, tentu model kepenulisan ini dianggap sebagai tulisan yang mengada-ada alias tidak ada ketulusan untuk berbagi pengetahuan.

Selanjutnya, perhatikan juga hal-hal yang tidak perlu seperti underline, huruf italic pada keyword, warna pada huruf atau kalimat dan lain sebagainya. Andaikan di awal artikel dari jasa penulis artikel ada tanda seperti itu, warna tersebut sebenarnya hanya ingin menunjukkan keberadaan density keyword saja.

Seorang pemesan artikel ataupun penulis juga harus paham mengenai keyword. Jangan sampai kata kunci yang diulang merupakan judul artikelnya. Keyword dengan judul sangat berbeda jauh, jika dipaksakan hanya akan membuat artikel menjadi kaku dan tidak renyah dibaca.

4. Sertakan Data

Di dalam kepenulisan SEO, sesekali penulis perlu menyertakan data. Misalnya, ada artikel SEO yang membahas tentang banyaknya model handphone yang menyerbu Indonesia. Jika pembahasan di atas tidak disertakan data, tulisan tersebut tak ubahnya seperti omong kosong sekaligus isapan jempol semata.

Oleh sebab itu, di dalam peulisan artikel penting kiranya diperhatikan bagaimana membuat artikel yang kuat dari sisi isinya. Janga sampai, artikel yang dibuat hanya sebatas informasi mengambang sekaligus setengah-tengah. Adakalanya dibahas permukaannya saja, ada waktunya pula dibahas secara lebih mendalam melalui data-data.

5. Gambar Non Watermark

Siapapun tak bisa menyangkal bahwa gambar merupakan penarik visitor paling sederhana, mudah dan menjanjikan, Dari satu teori ini saja, sudah banyak bermunculan permainan baru seperti teknik wallpaper, Adsense to Pinterest dan lain sebagainya.

Begitupula di dalam penulisan artikel SEO, usahakan saat menyertakan gambar, pilih gambar yang non watermark. Edit sedikit melaui aplikasi edit gambar yang simpel baik kecerahan, warna dan lain sebagainya. Anda bisa mengkreasikan hal ini dengan lebih menarik dengan explore karakteristik website Anda.

 

7 Cara Survive Belajar IM bagi Newbie

Belajar IM

Belajar IM (Internet Marketing) itu tidak mudah. Terlebih jika kita minim finansial. Ada banyak trial eror yang harus kita lalui. Bahkan, tak jarang pula keluar biaya tak sedikit, baik biaya berupa uang, pengorbanan waktu atau pengorbanan tenaga karena harus sambil nguli. Tak sedikit mereka yang menyerah, namun juga tak sedikit mereka yang mampu bertahan.

7 Cara Survive Belajar IM

Newbie Belajar IM

Oleh sebab banyak yang mengalami nasib sama, penulis hadirkan cara-cara survive yang bisa dipertimbangkan berikut ini:

1. Kuasai teknik jurnalistik terlebih dahulu, sebab nalar SEO hampir sama dengan nalar jurnalistik. Tulisan juga salah satu nyawa SEO, jadi kuasai betul sebelum ke yang lain. Coba perhatikan, siapa suhu, mastah, master dan Soultan yang tidak bisa menulis? Hampir semua bisa dan punya karya buku lho.

Menulis juga sangat penting untuk berkontribusi dalam memperkuat struktur website. Dengan lihai menulis, Anda bisa membentuk sebuah struktur website yang kuat melalui internal link-nya dahulu. Jika Anda bisa mempraktekkan ini secara serius, tentu dalam hal posisi di Google aka nada beberapa keyword yang ada di halaman 1.

2. Cari peluang pendapatan harian. Ini berfungsi untuk ketentraman hidup Anda. Paling tidak, jika Anda mau makan, Anda tidak bingung hari ini mau bayar menggunakan uang siapa. Misalnya, Anda bisa buka jasa penulis artikel dengan bekal skill yang diberikan oleh guru Anda. Atau, Anda bisa buka jasa rekber (rekening bersama), jasa tukar dan pembayaran uang melalui paypal, jual adsense, jual blog dan masih banyak lainnya.

3. Cari peluang pendapatan mingguan, bulanan hingga tahunan. Yang ini Anda bisa usaha sendiri dengan produk atau jasa lainnya. Saran kami, untuk pendapatan mingguan, bulanan hingga tahunan, Anda bisa membuat semacam peta bisnis Anda. Dengan demikian, Anda sudah mengerti mana bisnis yang bisa menghasilkan uang atau perputaran uangnya sesuai perputaran waktu di atas.

4. Dengan hasil dari poin ketiga dan keempat, sisihkan pendapatan untuk ikut workshop, privat atau pelatihan-pelatihan IM. Dekati guru-guru IM di mana dan siapapun dia. Minta tolong kepadanya agar turut merekomendasikan bisnis Anda ke orang lain.

5. Belajar harus sabar, sedikit-dikit saja, tentu dengan guru-guru yang berbeda. Walaupun hari ini kita tidak merasakan manfaatnya, tapi yakinlah bahwa suatu saat ilmu tersebut akan sangat berharga. Kita hanya butuh berpikir sebentar untuk meng-integrasi-interkoneksikan keilmuan yang sudah kita pelajari sampai saat ini.

6. Jangan berhenti menuntut ilmu. Hari ini profit memang baik-baik saja, namun kita tidak tahu 6 bulan, 1 tahun atau 5 tahun berikutnya. Semakin banyak dan beratkah kompetitor, algoritma berubah dll. Jika terlena, bisa-bisa langsung KO.

7. Jangan lupakan ilmu yang dipelajari

*Lagi ngoreksi tulisan Artikel SEO milik sahabat.

 

Internal Links

Internal Links

SEO (Search Engine Optimation)

Basically, internet marketing lebih spesifiknya SEO (Search Engine Optimation) adalah ilmu yang tidak bisa berdiri setengah-tengah. Maksudnya, jika seorang Imers ingin membidik satu kata kunci dan menjadikannya toplevel, ia harus menggunakan semua strategi yang berkaitan dengan SEO.

Contoh kecilnya seperti ini, andaikan sampean mempunyai website yang sebelumnya aman-aman saja di Facebook (Fb), kemudian website tersebut tiba-tiba diblokir oleh Fb karena dianggap spam, lantas apa yang akan terjadi?

Benar! Sudah dipastikan beberapa halaman yang mempunyai peringkat di Google akan turun, bahkan hilang di peredaran mesin search engine. Oleh sebab itu, untuk mengembalikan peringkat seperti semula, sampean sebaiknya mengajukan banding ke pihak Fb.

Begitu pula dengan hal-hal kecil seperti internal links. Dibalik kesederhanaan salah satu jenis optimasi on page ini, tersimpan sejuta kerumitan di dalamnya. Terkadang kita sering mengabaikan fungsi dan perannya, padahal bila internal links ini dipraktekkan dengan sungguh-sungguh, tentu akan menambah powerfull optimasi SEO.

Pengertian internal links itu sendiri adalah tautan (link) yang mengarah dari suatu postingan ke postingan lain masih di dalam website yang sama.

Manfaat Internal Links

Berikut ini beberapa manfaat yang kami peroleh sejak menerapkan internal links.

  1. Menambah Page Views

Manfaat pertama jika kita menambahkan internal links adalah menambah jumlah page views. Bisa sampean bandingkan berapa page views website yang menggunakan internal link dengan tidak. Mana lebih banyak.

Biasanya, website yang menggunakan internal link page views-nya akan meningkat 2-5 kali lipat. Hal ini wajar mengingat internal link berfungsi untuk merekomendasikan artikel lain yang masih memiliki relevansi.

  1. Membantu Menaikkan Peringkat

Sebenarnya, internal links adalah salah satu cara kita untuk mendapatkan backlinks gratis. Tentu saja, manfaatnya akan membantu menaikkan peringkat. Misalnya, sampean memiliki sebuah halaman yang berada di peringkat top level, sampean bisa memberikan internal link ke postingan lain agar ikut terangkat posisinya.

Selain itu, sampean juga bisa menerapkan hal ini untuk menaikkan halaman depan sampean (homepage). Terlebih jika sampean memiliki domain on keyword, tentu saja akan lebih mudah berada di top level.

  1. Menaklukkan Keyword Besar

Konten Pilar

Bila sampean pernah menggunakan konten pilar, tentu tahu maksud dari kegunaan internal links ini. Nggih! Sampean bisa mulai menaklukkan keyword-keyword besar menggunakan internal links.

Caranya, sampean bisa membuat semacam piramida mana artikel yang akan sampean jadikan sebagai artikel utama dan mana artikel turunan. Anda pun bisa mengoptimasinya mulai dari artikel turunan yang kompetitornya cenderung lebih mudah.

Link-kan semua artikel turunan tersebut membentuk link building dan buat link yang mengarah ke artikel utama. Sampean juga bisa membuat link berupa tier yang nantinya akan mendorong setiap tangga-tangga keyword turunan Anda. Dari strategi inilah nantinya artikel keyword turunan yang dioptimasi akan mendorong keyword utama bisa naik.

  1. Indeks Lebih Cepat

Cara ini tentu menjadi cara paling mudah daripada sampean harus bolak-balik ke tools lain. Sampean tinggal menambahkan internal link untuk mempercepat indeks halaman anda.

  1. Memuaskan Pembaca

Di ranah ilmiah, sebuah pembahasan jika dilakukan semakin spesifik & detail akan semakin bagus. Ini pula yang sebenarnya menjadi kekuatan internal links.

Bila sampean menulis sebuah artikel, kemudian sampean tidak sempat untuk menjelaskannya secara detail di dalam artikel tersebut, sampean perlu membuat postingan tersendiri yang nantinya bisa dijadikan sebagai internal links.

  1. Meminimalisir Bounce Rate

Internal links juga bermanfaat untuk memperkecil besarnya bounce rate di dalam website. Strateginya, sampean bisa menambahkan internal link yang bisa mendorong pengunjungg mengunjungi halaman lain. Dalam hal ini, sampean bisa menggunakan data-data, studi kasus terbaru atau prediksi masa depan (what next).

Jumlah Internal Links

Di dalam kaidah bahasa, “link” dengan imbuhan “s” artinya majemuk atau lebih dari satu. Beberapa referensi seperti Yoast tidak menyebutkan secara pasti berapa jumlah internal links secara pasti. Sampean bisa menambahkan internal links sesukanya selama relevansi tetap ada dan memperdalam pembahasan tema artikel Anda.

Bahkan, di situs-situs besar seperti Wikipedia juga menggunakan strategi internal link yang banyak, bahkan ratusan. Sampean bisa menghitungnya sendiri.

Cara Menyematkan Internal Link

Ada dua cara untuk menyematkan internal link, pertama cara otomatis. Biasanya cara ini menggunakan kode atau plugin tertentu. Kedua, sampean bisa lakukan secara manual tanpa bantuan plugin.

Kami sendiri lebih memilih untuk menyematkan internal link secara manual/alamiah. Kami berasumsi jika internal link disematkan menggunakan plugin, kemudian ia nampak berbeda sendiri di tengah-tengah postingan menurut kami akan mengganggu konsentrasi pembaca.

Kami juga sering menautkan link internal di bagian akhir artikel pembahasan. Trik ini kami lakukan sebab kami tidak ingin reader cepat berlalu dan pergi. Hal ini juga menandakan bahwa ada artikel lain yang harus dibaca dengan bobot artikel lebih menarik dari sebelumnya. Jika artikel sampean dipercaya, sudah pasti reader akan mengikuti internal link Anda.

Density Keyword

Density Keyword

Kurang lebih 3 tahun melayani Jasa Penulis Artikel SEO bukanlah waktu yang singkat. Di dalamnya terdapat suka dan duka yang tak perlu diungkapkan.

Namun bukan soal suka dukanya yang perlu digarisbawahi, melainkan bertambah baik tidak sebuah pelayanan. Salah satunya adalah service penyematan keyword, dalam hal ini biasa disebut sebagai frasa ‘density keyword’.

Density di Dalam Oxford Dictionary

Di dalam kamus Oxford, ‘density’ disebutkan sebagai kata yang mempunyai arti ‘kepadatan’. Makna ini mengacu pada jumlah sesuatu, misalnya jumlah kepadatan penduduk. Di sisi lain, kata ini juga sering digunakan untuk jumlah non fisik seperti di dalam ilmu kimia dan ilmu-ilmu lainnya.

Meskipun demikian, kata ‘density’ maknanya lebih dekat dengan jumlah sebuah benda. Artinya, ada sebuah ukuran yang jelas bagaimana sebuah benda (baca keyword) tersebut bisa dikatakan mempunyai kepadatan atau tidak.

Merujuk dari pemaparan di atas, phrase ‘keyword density’ bisa diartikan sebagai usaha untuk memadatkan kata kunci di dalam artikel SEO. Alhasil, makna keyword density yang beredar selama ini perlu diluruskan, sebab keyword density sangat jauh dari keidentikan sebagai kata kunci yang diulang-ulang.

Fungsi Density Keyword

Pada dasarnya, mesin pencarian memiliki algoritma khusus untuk mengenal relevansi sebuah kode. Keyword bertujuan sebagai kode tersebut yang nantinya menjadi tanda pengenal bagi mesin pencarian. Melalui kode kata kunci, artikel SEO yang dibuat seorang publisher memungkinkan naik tangga di halaman 1 Google.

Oleh karena kata kunci ini hanya sebuah phrase, ia tidak menghendaki kata-kata yang terlalu panjang. Selain menyulitkan mesin pencarian, kata kunci yang terlalu panjang juga hanya akan merubah fokus topik subjek artikel. Umumnya, kata kunci hanya terdiri dari 1-5 kata.

Sepakat dengan penjelasan di atas, kiranya akan lebih memuaskan apabila sebuah artikel SEO diberikan ruang khusus untuk penyematan kata kunci. Cukup aneh bukan jika sebuah artikel SEO ingin naik tangga di halaman 1 namun tanpa memberikan kata kunci di dalamnya.

Cara Menambahkan Keyword di Artikel SEO

Kembali berpegang pada makna kamus di atas, bahwa makna ‘density’ adalah kepadatan. Itu berarti kepadatan tidak serta merta mengarah pada fisiknya semata (jumlah keyword), namun hal yang perlu diperhatikan adalah kepadatan makna di dalamnya.

Jika sebuah artikel SEO hanya mementingkan jumlah keyword, sudah bisa diterka bahwa keterbacaan artikel tersebut sangat rendah. Hal ini mengacu pada ‘pemaksaan’ kata kunci, selain tidak memiliki kepadatan makna, juga tidak memiliki fokus pada topik subjek.

Maka dari itu, sampean benar-benar perlu mempertimbangkan keseimbangan antara jumlah kata di dalam artikel dengan kata kunci yang harus disematkan. Jika terlalu berlebihan, sampean bisa menggunakan sinonim kata tersebut untuk memperkaya kosa kata sekaligus membuat artikel cenderung tidak membosankan.

Perlu diketahui bahwa seorang penulis tidak bisa menggunakan sinonim tanpa mempertimbangkan makna common sense-nya. Sebab, di dalam sinonim juga terdapat makna-makna tersendiri. Oleh sebab itu, sangat baik apabila sampean menggunakan diksi guna memilih sinonim yang tepat. Lebih jelasnya akan diuraikan di dalam artikel bertajuk Latent Index Semantic (LSI).

Keyword-keyword yang wajib ada di dalam artikel SEO bisa dimulai dari judul, permanent link, first paragraph, tengah dan akhir. Selain itu, density keyword juga harus ada di bagian deskripsi, nama gambar, ALT text maupun nama video jika diperlukan. Sampean juga bisa menambahkan keyword di plugin SEO sekaligus tag-tag sesuai keyword yang sampean bidik. Semuanya bisa diakumulasikan sebanyak 3-3,5% dari total jumlah kata.

Finally,

Kata kunci merupakan sebuah usaha untuk memberikan sinyal mesin pencarian. Kata kunci adalah hubungan tanda-tanda yang berfungsi menghasilkan sebuah relevansi dan keterbacaan. Gunakan kata kunci seperlunya, sebab jika over optimize, mesin pencarian akan menilai artikel SEO sebagai spam keyword. Jadikanlah density keyword sebagai phrase yang menambah kekuatan makna, bukan sebaliknya.

 

Kursus SEO Jogja | Privat SEO Jogja Bayar Seikhlasnya

Kursus SEO Jogja | Privat SEO Jogja Bayar Seikhlasnya

Kursus SEO Jogja Privat SEO Jogja

Kami membuka kelas kursus maupun privat SEO online maupun offline. Adapun yang dipelajari sebagai berikut:

Basic SEO

Cara Riset Keyword

Cara Menulis Artikel SEO

Cara Memposting Artikel sesuai Optimasi Onpage

Macam-macam Optimasi Offpage

Belajar Backlink

Belajar Membangun PBN

Belajar Teknik Tier 1, Tier 2, Tier 3

Belajar Teknik Link Building

Belajar Backlink Archieve

Belajar G Map dan Optimasinya

Belajar Bisnis Income Harian

Belajar Bisnis Income Mingguan

Belajar Bisnis Income Bulanan

Belajar Bisnis Income Semesteran

Belajar Bisnis Income Tahunan

 

Informasi lebih lanjut via WA 0812-8307-7972

Open chat
1
Jasa Penulis Artikel SEO Siap Membantu
Powered by