Jasa Pembuatan Sumur Bor Jogja

Jasa Pembuatan Sumur Bor Jogja
Jasa Pembuatan Sumur Bor Jogja

Air merupakan kebutuhan utama manusia, bahkan 90% komponen tubuh terdiri dari benda cair tersebut. Bagi masyarakat yang memiliki rumah baru, sudah sepatutnya mereka punya sumber sendiri. Untungnya, ada jasa pembuatan sumur bor Jogja siap membantu Anda. Tertarik?

Cukupi Kebutuhan Air dengan Jasa Sumur Bor Jogja

Tidak semua wilayah dibekali air tanah lancar. Masih banyak daerah yang kekurangan sumber tersebut, sebut saja di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Hampir setiap kemarau banyak warga kesulitan mendapatkan kebutuhan wajib tersebut.

Tentu, beberapa sumur juga telah disediakan di sana, bahkan beberapa juga disubsidi oleh pemerintah. Namun, karena faktor cuaca, posisi akuifer terlalu dalam, kontur tanah bercampur dengan batuan kapur, menyebabkan air tidak bisa disalurkan secara maksimal.

Oleh karena itu, jasa sumur bor Jogja hadir untuk membantu Anda mengatasi masalah ini. Dengan peralatan yang digunakan untuk membuat sumber, maka tidak akan ada lagi masalah saat kemarau tiba. Pasokan air pun tetap lancar di setiap musim.

Apa saja Jenis Sumur yang Bisa Dibuat?

Perlu diketahui juga, bahwa sumur bor ini tidak hanya hadir dalam satu jenis. Ada banyak pilihan lain dimana Anda bisa menyesuaikan sumber tersebut dengan daerah masing-masing. Sehingga, keluarga di rumah tidak kesulitan saat mendapat air.

Bagi Anda warga Yogyakarta, tidak perlu bingung lagi jikalau daerahnya berbeda-beda. Karena Jasa pembuatan sumur ini menyediakan beragam jenis sumber yang bisa disesuaikan kontur tanahnya, sebagai berikut:

  1. Sumur Bor Pantek

Seperti namanya, sumur bor jenis pantek ini memiliki kedalaman minimal yaitu hanya sekitar 4-40m, bahkan pengerjaannya sendiri bisa menggunakan tenaga manusia dan alat-alat sederhana. Karena semburannya lumayan lemah, jadi untuk menarik air digunakan pompa centrafugal.

Pompa tersebut akan menyedot air dari dalam tanah untuk keluar. Hanya saja, karena terlalu berada di permukaan, terkadang sumber tersebut masih banyak campurannya. Seperti besi (Fe) dan Mangaan (Mn) yang membuat warnanya menjadi keruh kekuningan.

  1. Sumur Dalam (Deep Wealth) dengan Mesin Kompresor

Sedikit berbeda dengan bor pantek, sumur ini memilih kedalaman air sekitar 40-100m. Sementara pengoperasiannya sendiri memakai mesin kompresor. Angin dari perangkat tersebut akan ditiupkan dalam lubang yang telah diberi pipa cassing sebelumnya.

Tekanan angin dari kompresor dibuat besar hingga air bisa terpompa keluar. Sayangnya, cairan tersebut tidak bisa dikeluarkan secara stabil apalagi jika tekanannya kurang memenuhi. Meskipun, bau-bau belerang maupun besi masih sedikit terendus.

  1. Sumur Dalam (Deep Wealth) dengan Submersible Pump

Terakhir, ada sumur dalam yang menggunakan Submersible Pump. Kedalaman sumber ini antara 100-180m. Pengerjaannya sendiri menggunakan mesin boring khusus. Jadi, meskipun dikerjakan manusia, tapi pompa centrafugal tidak lagi berfungsi.

Sementara itu, Submersible Pump merupakan pompa yang dibenamkan dalam tanah dan harus tercover air seluruhnya. Bila tidak, maka akan mengalami kerusakan. Cairan dari sana akan disedot ke atas secara konstan. Biasanya, masyarakat pegunungan menggunakan cara ini.

Kelebihan lain dari sumur jenis ini adalah, tidak adanya lagi bau belerang, endapaan besi, mangaan, maupun lumpur yang keluar bersama air. Debitnya sendiri cukup besar, bahkan beberapa bisa dioperasikan tanpa jet pump.

Kuntungan Menggunakan Jasa Sumur Bor Jogja

Awalnya, sumur bor cukup untuk mengatasi kekeringan ketika kemarau saja. Ternyata, masih banyak manfaat dari pembuatan sumber ini, terutama untuk daerah-daerah yang sering terpapar kesulitan air.

Untuk mendapatkan segala manfaat tersebut, Anda tidak perlu bingung lagi, ahli sumur bor Jogja siap membantu bila dibutuhkan. Dengan peralatan terkini serta kinerja tim yang cekatan, segala kebaikan di bawah ini bisa segera didapatkan. Seperti:

  1. Air Jarang Keruh

Sumur bor idealnya mengambil air dari sungai bawah tanah yang selalu lancar. Letaknya sendiri di sebalik batuan, lumpur, serta padatan lainnya. Sehingga, jarang sekali terkena kontaminasi meski terdapat resapan sekalipun.

Karena hal tersebut, air dari sumur bor tidak akan mudah keruh. Kandungan besi, mangaan, endapan lumpur, bau belerang sudah hilang. Kalau Anda menjumpai hal-hal di atas pada sumur di rumah, bisa jadi di dalamnya sudah terkontaminasi.

Mungkin di awal pembuatan sumur bor, air akan keruh karena endapannya ikut terangkat ke atas. Namun, ketika sudah dibiarkan mengalir agak lama, Anda bisa merasakan manfaat satu ini. Beberapa di antaranya bahkan layak minum.

  1. Air Melimpah

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa sumur bor mengambil air dari lapisan akuifer dalam tanah yang tertahan oleh batuan, lumpur, endapan mineral, bahkan pasir. Cairan di dalamnya seolah tertahan, bahkan menguap dalam jumlah kecil.

Air sumur bor jelasnya bukan endapan dipermukaan yang dapat mengering sewaktu-waktu. Karena, kedalamannya sendiri bisa 100-180m di bawah permukaan tanah. Jadi, ketika kemarau panjang pun akan tetap mengalir. Bahkan untuk mengairi sawah sekalipun.

Inilah kenapa Anda yang tinggal di daerah pegunungan dan masih sering kesulitan mencari air ketika kemarau tiba, sangat disarankan agar membuat sumur bor dengan bantuan jasa penyedia. Supaya titik sumber pas, serta alirannya bisa lancar terus.

  1. Kualitas Air Semakin Bagus

Inilah salah satu manfaat sumur bor yang sangat digemari banyak orang. Semakin lama sumber tersebut dibuat, airnya bisa begitu jernih bahkan rentan kontaminasi. Mineral di dalamnya terjaga bahkan lebih banyak seiring berjalannya waktu.

Hal tersebut dikarenakan, air yang diambil bukan di daerah permukaannya, karena pasti masih bercampur dengan endapan. Di sisi lain, semakin lama cairan pada bagian bawah tersedot secara konstan, pasti mengeluarkan hasil paling jernih.

  1. Lebih Aman

Sumur konvensional yang masih di desa-desa umumnya memiliki pembatas tinggi, bulat, besar dengan penutup di atas. Terkadang, beberapa malah tidak diberi tutup sama sekali. Jelasnya, hal tersebut sangat bahaya. Selain rawan kontaminasi, juga membahayakan orang sekitar bisa terjebur.

Tidak jarang kasus orang jatuh ke dalam sumur sangat marak di masa dulu. Entah orang dewasa maupun anak kecil yang mengalaminya. Dengan adanya hal seperti ini, sudah jelas Anda harus berpikir ulang jikalau membuat jenis konvensional (tradisional).

Berdasarkan faktor-faktor keselamatan di atas, sumur bor dinilai jauh lebih aman daripada versi konvensional. Sebab tidak dibuat lubang besar, pembatas atau apapun. Namun, jenis ini akan dialirkan langsung ke rumah dengan menggunakan pompa listrik.

  1. Tidak Memakan Banyak Tempat

Masih menyambung dari segi negatif sumur konvensional tadi, tentu Anda akan membutuhkan tempat luas untuk lingkaran pembatas dan bidang di bawahnya. Ini dapat menjadi kesulitan tersendiri, bila petak dalam atau luar rumah sempit.

Oleh karena itu, sumur bor bisa menjadi jawaban tepat bagi Anda yang memiliki lahan sempit namun tetap ingin memiliki sumber sendiri. Pembuatannya tidak memakan banyak tempat, entah di dalam rumah maupun di luar ruangan.

Pembuatan Sumur bor hanya memerlukan pompa dan beberapa pipa saja untuk menyambungkan air yang keluar dari lubang. Bahkan, tidak pelu membuat pembatas ataupun mengambilnya satu persatu dengan timba lagi.

  1. Jarak Ideal dengan Septic Tank bisa Dijaga

Seperti yang diketahui sebelumnya, jarak ideal sumber dengan septic tank atau kamar mandi minimal 10-20m. Kurang dari itu, ditakutkan bakteri E Colli dari tempat pembuangan bisa mengendap dan membaur bersama air.

Bukan hanya itu saja, bau air menjadi tidak sedap meskipun kedalamannya sendiri sudah yang paling maksimal dari pembuatan sumur. Hal ini kerap menjadi masalah bagi Anda dengan lahan sempit di rumah atau belum tahu jarak minimalnya.

Sementara itu, sumur bor bisa menjadi solusi lagi bagi Anda yang memiliki jarak antara septic tank dengan lokasi sumber, karena dapat diatur agar tidak berdekatan. Biasanya, jikalau di dalam rumah terlalu dekat, maka titik pengeboran dilakukan agak keluar.

  1. Sesuai Kebutuhan

Kebutuhan manusia akan air mungkin banyak sekali. Tetapi terkadang, mereka tidak sadar ada berapa banyak yang terbuang sia-sia. Kebiasaan boros seperti ini jelas tidak baik mengingat masih banyak tempat harus terpapar kekeringan.

Akhir-akhir ini, kegiatan menghemat air menjadi fokus utama dari penyelamatan lingkungan, termasuk juga dalam pembuatan sumur bor. Karena, cairan tersebut bisa dialirkan sesuai kebutuhan, bukan harus terbuang begitu saja bila tidak terpakai.

  1. Satu Sumur untuk Semua

Biasanya, di daerah pedesaan yang masih memakai sumur konvensional, mereka akan menyalurkan air irigasi dari sugai. Sementara untuk keperluan memasak, mencuci, minum dan sebagainya, harus mengambil sendiri menggunakan timba. Sangat merepotkan, bukan?

Keuntungan seperti ini datang bila Anda menggunakan sumur bor. Mungkin, hanya terdapat satu lubang saja sebagai titiknya, namun air di dalam bisa tersalurkan kemanapun pemiliknya mau. Dari segi efisiensi, tentu menguntungkan sekali.

Anda bisa membuat pipa bercabang yang tersambung ke titik utama semburan air. Maka, cairan tersebut bisa dialirkan ke sawah sebagai irigasi, bahkan di musim kemarau sekalipun. Cabang selanjutnya, dapat digunakan untuk memasak, mencuci, minum, sanitasi serta kebutuhan lainnya.

  1. Tidak Mengganggu Debit Air Sumur di Dekatnya

Seringkali terjadi di daerah pedesaan juga, dimana sumur tetangga yang jaraknya lumayan dekat dengan milik sendiri airnya bisa berkurang bila Anda mengambilnya secara terus menerus. Bahkan, tidak jarang sesama warga harus berdebat soal itu.

Hal itulah yang terjadi bila Anda tetap memakai sumur konvensional. Air yang diambil masih berupa endapan saja dengan kedalaman minimal 4 meter. Jadi, saat tetangga mengambil miliknya sendiri pun, punya lainnya juga ikut terambil.

Berbeda kalau Anda memakai sumur bor. Sumber yang dipakai merupakan air dari lapisan akuifer paling bawah. Dengan kedalaman sekitar 100-180m, meskipun jaraknya berdekatan dengan tetangga, debitnya tidak akan terpengaruh sedikitpun.

  1. Dapat Dibuat di Segala Medan

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, bahwa Indonesia memiliki kontur tanah bermacam-macam. Sebagian tempat mungkin berpasir, di posisi lain bahkan berlumpur, bercampur batuan kapur, terlalu gembur, liat dan masih banyak lagi.

Jika Anda membuat sumur konvensional, jelas akan terganjal kesulitan tersebut. Cangkul dan bor biasa tidak akan mampu menembus lapisan batuan. Hal tersebut sering kali jadi hambatan masyarakat daerah pegunungan dengan kontur tanah berbatu dan pasir.

Di sisi lain, sumur bor sendiri mampu menembus bagian batuan tersebut hingga ke lapisan akuifer yang diingingkan. Bahkan, tidak hanya batu saja, mineral lain bisa tertembus oleh alat tersebut. Sehingga didapat air jernih, bebas bau tidak sedap serta terus mengalir meskipun masih kemarau.

Bagaimana Proses Membuat Sumur Bor Jogja?

Selain hal di atas, jasa pembuatan sumur bor Jogja juga selalu mengikuti proses pembuatan dari menemukan titik hingga mengalirkannya ke rumah atau sawah. Jadi, tidak perlu ragu lagi akan hasilnya. Kurang lebih, begini langkah-langkah pembuatannya:

  1. Tandai Titik Air

Sebelumnya, para pekerja akan mencari titik yang akan di bor. Mereka menggunakan salah satu dari beragam cara yang telah dijabarkan di atas. Lalu, akan dimulai dengan membasahi tanah terlebih dulu agar nantinya mudah diolah.

Setelah itu, para pekerja mulai mencangkul bakal galian. Selanjutnya, mereka akan melubangi tanah tersebut sedalam 60cm atau 1m dan lubang tersebut akan diisi air. Tujuannya, agar mempermudah masuknya mata bor.

  1. Memasang Mesin Penyedot Air

Setelah itu, mereka mulai memasang mesin penyedot air di area tersebut. Terdapat dua lubang pada pompa dan satu sisinya dipasang selang agar bisa menyedot cairan pada titik tadi. Sementara ujung lainnya diberi pipa besi atau bor.

Tujuannya, agar tanah di sekitar titik galian tetap mendapat pasokan air. Jadi, mata bor bisa menembus kedalaman tanah dengan mudah karena area sekitarnya tetap dialiri. Kalau kering, biasanya benda tersebut bisa patah di dalam.

  1. Pembenaman Pipa Bor

Selanjutnya, para pekerja mulai membenamkan pipa bor kedalam tanah. Bila memakai cara manual, maka mereka akan memutar kunci supaya benda tersebut bisa terbenam sempurna. Sementara jikalau memakai mesin, tinggal dinyalakan saja.

Para pekerja mulai memutar kunci tersebut hingga mata bor masuk ke dalam sesuai dengan jarak yang diinginkan. Begitupun bila memakai mesin, yang tentu terasa lebih efisien meskipun harus membawa beban berat.

  1. Mencabut Mata Bor

Setelah kedalaman dirasa cukup pas, maka para pekerja akan segera menyambungkan pipa dari yang paling besar hingga terkecil. Jangan salah, bagian tersebut bukan untuk mengalirkan air, namun sebagai penopang tanah supaya tidak amblas.

Lalu, dengan pipa yang lainnya, para pekerja mulai menyusun lagi. Kali ini, baru sebagai penyalur air dari titik bor ke pompa air yang telah dipasang di sebelahnya. Jaraknya sendiri tidak terlalu jauh, mungkin satu meter saja.

Hal yang sama juga dilakukan saat Anda memilih memakai mesin ketika mengebor air. Mereka akan memasang penyangga tanah juga mencabut alatnya secara perlahan setelah pipa tersambung ke dalam pompa.

  1. Air Siap Digunakan

Setelah itu, air bisa mengalir ke dalam rumah Anda. Lakukan tes lebih dulu, apakah kondisinya masih berbau menyengat atau warnanya kuning keruh. Bila terjadi semacam itu, silahkan tanya pada para pekerja apa alasannya agar bisa segera dibenahi.

Biasanya, setelah dibiarkan beberapa lama, air akan kembali jernih. Hal tersebut juga tergantung dari keadaan tanah dan kandungan di dalamnya. Terkadang, malah beberapa mengandung pasir atau lumpur dulu sebelum bening.

Harga Pembuatan Sumur Bor Jogja

Dengan segala manfaat di atas, tentu banyak orang mempertanyakan perihal harganya. Tenang saja, Jasa pembuatan sumur bor di Jogja memberi biaya sesuai dengan apa yang akan Anda dapat. Pastinya, tidak membuat kantong semakin sekarat.

Perhitungannya sendiri berdasarkan dari kedalaman yang akan dicapai untuk mendapatkan air jernih tersebut. Selain itu, diameter lubang serta pipa penyalurnya juga berpengaruh terhadap perhitungan. Jadi, siapkan budget baik-baik.

Untuk kedalaman titik sekitar 40m (minimal) dengan diameter sekitar 4-2inch, Anda bisa dikenakan biaya sekitar Rp.6.000.000,- an. Sementara kalau lebih dari 60m dibanderol kurang lebih Rp 8.000.000,- an. Namun, harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Jika Anda memiliki rumah baru dan ingin punya sumber air sendiri daripada harus menyalurkannya dari tetangga, segera hubungi jasa pembuatan sumur bor Jogja. Jangan sampai salah pilih lainnya, apalagi dengan pengalaman yang belum terbukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
1
Jasa Penulis Artikel SEO Siap Membantu
Powered by